Sirquit – Kiprok atau Rectifier Regulator pada kendaraan bermotor, berfungsi sebagai sistem kelistrikan selain baterai (aki). Meskipun komponen yang satu ini berukuran kecil, tetapi fungsi kiprok sendiri sangat penting.

Fungsi utama dari kiprok ini adalah untuk mengonversi arus bolak-balik (Alternating Current/AC) menjadi arus searah (Direct Current/DC) yang diperlukan untuk pengisian arus listrik aki.

Selain itu, kiprok juga berperan dalam menstabilkan tegangan dan arus listrik yang dihasilkan oleh alternator, guna memastikan arus listrik yang mengalir ke aki tetap pada level yang ideal. Aki akan rusak apabila tegangan terlalu kecil atau sebaliknya.

Mungkin karena ukurannya yang kecil, banyak pemilik motor yang tidak terlalu memperhatikan kiprok ini. Padahal, jika komponen yang satu ini bermasalah, maka bisa membuat semua instrumen kendaraan yang menggunakan arus listrik tidak bisa bekerja bagaimana mestinya.

Jadi, pada pembahan kali ini, kita akan mengungkap 6 penyebab kiprok motor cepat panas, yang membuat motor sering ngadat. Berikut pembahasannya!

1. Beban Listrik Berlebihan

Salah satu penyebab utama kiprok motor cepat panas adalah beban listrik yang berlebihan. Pada situasi ini sebenarnya jarang terjadi pada motor yang masih standar. Kelebihan beban listrik biasa terjadi apabila pemilik motor menambahkan beberapa aksesori yang menggunakan listrik tanpa pertimbangan.

Jika motor bekerja di bawah tekanan berat atau digunakan untuk menggerakkan perangkat tambahan yang membutuhkan daya tinggi, kiprok dapat mengalami overheating.

2. Sistem Pendingin Rusak

Kiprok membutuhkan pendinginan yang efisien untuk menjaga suhu tetap optimal dan terhindari dari overheating.

Jika sistem pendingin tidak berfungsi dengan baik, misalnya, kipas pendingin rusak atau saluran udara terhalang, maka kiprok dapat cepat panas.

3. Kabel Tidak Sesuai

Jika kamu ingin mengganti kabel-kabel yang lama pada motor, usahakan untuk menggunakan kabel yang sesuai dengan standar pabrikan.

Karena banyak dari pengendara motor yang mengganti kabel-kabel bawaan dengan kabel variasi. Tujuannya, agar bisa terlihat berbeda dan keren.

Padahal, jika kamu tidak menggunakan kabel yang seharusnya, maka kabel tersebut tidak dapat menahan arus listrik yang besar, dan kondisi ini dapat membuat kiprok cepat panas.

4. Kerusakan pada Regulator Tegangan

Regulator tegangan yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, dapat menyebabkan kinerja kiprok tidak stabil, dan akhirnya menyebabkan fluktuasi tegangan yang dapat menyebabkan overheating.

5. Kondisi Kelistrikan Buruk

Sistem kelistrikan yang tidak baik, seperti kabel yang aus atau koneksi yang longgar, dapat menyebabkan resistansi tambahan dan mengakibatkan kiprok bekerja lebih keras, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pemanasan berlebih.

Baca Juga: 6 Penyebab Sekring Motor yang Sering Putus

6. Kiprok Dibungkus

Sepertinya banyak yang tidak paham ya, sebenarnya kiprok ini tidak boleh di bungkus oleh apapun. Karena, kiprok ini memiliki sirip-sirip yang memiliku fungsi untuk melepaskan hawa panas.

Jadi, jika posisi kiprok dibungkus, maka hawa panas yang dihasilkan tidak dapat dilepaskan, dan menyebabkan kiprok cepat panas.