Sirquit – Sebagian besar dari kalian pasti pernah ngalamin sekring motor sering putus, kan? Hal ini tentunya akan membuat masalah buat komponen-komponen lainnya, nih.

Kalau sekring putus, biasanya lampu sama klakson tidak bisa nyala meski motor pada keadaan sedang hidup. Nah, lebih parahnya lagi, mesin bisa mati kalau sekring utamanya putus.

Karena ini komponen yang penting, harus dijaga dan dirawat dengan baik. Kalau sudah diganti tapi cepet putus, mungkin dari kualitas sekringnya yang kurang bagus, deh.

Terus, meski komponennya orisinal tapi sering rusak, bisa jadi ada masalah lainnya. Nah, pada pembahasan kali ini, kita akan kasih tahu 5 penyebab sekring motor sering putus, jadi simak terus ya!

1. Arus Listrik Lebih Besar

Arus listrik yang lebih besar dari kapasitas sekring biasanya dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa beban listrik mungkin tidak seimbang, atau peralatan elektrik mungkin rusak, menyebabkan lonjakan arus saat diaktifkan.

Perubahan dalam kondisi pemakaian, gangguan pada sistem motor, dan ketidakstabilan sistem listrik juga dapat berkontribusi pada peningkatan arus.

Selain itu, penggunaan kabel yang tidak sesuai, pemasangan yang salah, atau koneksi yang buruk dapat memperburuk situasi.

Penting untuk memeriksa peralatan, memastikan distribusi beban yang merata, dan menjaga stabilitas sistem listrik untuk mencegah sekring putus yang berulang.

2. Korsleting Listrik

Saat korsleting listrik terjadi, hal ini dapat menyebabkan sekring motor sering putus, karena dua kabel dengan potensi listrik yang berbeda bersentuhan atau ada hubungan pendek.

Kondisi ini biasanya karena adanya isolasi kabel yang rusak atau aus. Akibatnya, arus listrik menjadi tinggi dan dapat merusak peralatan atau menyebabkan kerusakan pada motor.

Penting untuk secara rutin memeriksa dan merawat isolasi kabel, serta mengganti kabel yang rusak. Pemasangan perangkat pelindung arus (fuse) juga dianjurkan untuk melindungi motor dari kerusakan lebih lanjut akibat korsleting listrik.

3. Salah Sirkuit

Salah sirkuit pada sekring motor yang menyebabkan putusnya sekring terjadi ketika terjadi kesalahan dalam jalur sirkuit listrik.

Hal ini bisa melibatkan kabel yang terhubung tidak benar, komponen yang terpasang dengan tidak semestinya atau kebanyakan, atau koneksi yang longgar.

Jadi, kesalahan ini dapat menyebabkan arus listrik tidak mengalir sesuai ke jalur yang benar, sehingga memicu putusnya sekring.

4. Arus Pendek

Arus pendek yan terjadi pada sekring motor dapat menyebabkan putusnya sekring. Hal ini terjadi ketika dua jalur listrik yang seharusnya terpisah bersentuhan secara langsung.

Biasanya, kondisi ini dapat disebabkan oleh isolasi kabel yang rusak atau konsentris, sehingga arus mengalir melalui jalur pintas yang tidak diinginkan.

Akibat arus yang tinggi, sekring menjadi terputus untuk mencegah kerusakan pada motor. Penting untuk secara teratur memeriksa kondisi isolasi kabel dan mencegah adanya kontak langsung antarjalur listrik untuk mencegah terjadinya arus pendek yang dapat merusak motor.

Baca Juga: Solusi Motor Susah Hidup Saat Mesin Dingin

5. Aki Bermasalah

Ilustrasi Penyebab Sekring Motor yang Sering Putus Aki yang Bermasalah

Ilustrasi Penyebab Sekring Motor yang Sering Putus Aki yang Bermasalah (Sumber: Canva)

Aki yang bermasalah dapat menyebabkan penurunan tegangan dan peningkatan arus yang tidak stabil, yang dapat memicu putusnya sekring untuk melindungi motor.

Faktor seperti sel aki yang rusak, kapasitas aki yang menurun, atau koneksi yang buruk dapat menjadi penyebabnya.

Jadi, dengan perawatan dan pemeriksaan berkala terhadap kondisi aki, termasuk pemeriksaan level air aki dan koneksi kabel, sangat penting untuk menjaga kinerja aki dan mencegah terjadinya masalah yang dapat memengaruhi sistem listrik motor.

Baca Juga: Kebiasaan Buruk Menggunakan Kopling Motor Sembarangan Serta Dampaknya

Nah, itulah 5 hal yang biasanya terjadi ketika sekring motor sering putus. Jadi, selain perawatan luar jangan lupa juga untuk melakukan perawatan dalam secara rutin agar motor kalian tetap sehat ya!