Sirquit – Apakah kalian termasuk pengguna motor matic yang sering mematikan mesin dengan standar samping? Hati-hati ya, kebiasaan ini bisa memberikan dampak buruk pada mesin loh!

Mematikan motor dengan standar samping merupakan tindakan yang sebaiknya dilakukan dengan cermat demi menjaga kesehatan mesin dan menjamin keamanan.

Fitur ini memang biasanya dimiliki oleh sebagian motor matic. Tetapi jika kalian tidak tahu dan menggunakan fitur kendaraan secara sembarangan, ini dapat mempengaruhi kinerja mesin.

Jadi, kalian harus benar-benar memahami fungsi fitur yang ada di kendaraan, khususnya kendaraan kalian sendiri. Untuk informasi selengkapnya, mari simak artikel berikut.

5 Bahaya Sering Mematikan Motor dengan Standar Samping

Ilustrasi Bahaya Sering Mematikan Motor dengan Standar Samping

Ilustrasi Bahaya Sering Mematikan Motor dengan Standar Samping (Sumber: hondacommunity.net)

Mematikan motor dengan standar samping sebenarnya adalah tindakan yang umum dan diperbolehkan pada sebagian besar motor.

Tetapi ingat ya, tindakan ini juga memiliki dampak dan pertimbangan tertentu.

Berikut adalah beberapa hal yang mungkin terjadi jika sering melakukan kebiasaan ini.

1. Penggunaan Standar Samping yang Berlebihan

Sering mematikan motor dengan standar samping dapat menyebabkan aus atau kendor pada mekanisme standar samping itu sendiri.

Jadi solusinya, gunakan standar samping hanya ketika diperlukan dan mengikuti petunjuk pemakaian yang diberikan oleh pabrikan.

2. Risiko Jatuh

Pada beberapa kasus, jika posisi motor tidak benar atau ada kemiringan, maka ada risiko motor jatuh ketika menggunakan standar samping.

Jadi solusinya, pastikan bahwa permukaan tempat parkir kalian rata dan pada kondisi yang aman.

3. Gangguan pada Sistem Pengapian

Mematikan mesin dengan cepat menggunakan standar samping dapat menyebabkan gangguan pada sistem pengapian, terutama pada motor dengan teknologi injeksi bahan bakar.

Solusinya adalah, cobalah untuk memberikan waktu pada mesin untuk melalui proses shutdown yang normal sebelum menggunakan standar samping.

4. Pengaruh Pada Oli Mesin

Jika kalian sering mematikan motor secara tiba-tiba, ini dapat mempengaruhi sirkulasi oli mesin.

Solusinya adalah memastikan bahwa mesin sudah mencapai suhu operasional sebelum mesin mati dan memberikan waktu bagi oli untuk kembali ke bagian-bagian vital.

5. Kerusakan pada Transmisi

Pada sebagian motor, penggunaan standar samping yang tidak benar bisa memberikan beban tambahan pada transmisi.

Solusinya, ikuti petunjuk penggunaan standar samping dan memastikan motor berada pada posisi yang benar sebelum dimatikan.

Penting untuk diingat bahwa setiap motor mungkin memiliki karakteristik dan persyaratan penggunaan standar samping yang berbeda.

Baca Juga: Solusi Motor Susah Hidup Saat Mesin Dingin

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya, untuk mengatasi kebiasaan mematikan mesin menggunakan standar samping memerlukan kesadaran akan si pemilik kendaraan.

Dengan memahami petunjuk penggunaan, hingga praktik langsung prosedur shutdown yang sesuai, hal ini adalah langkah-langkah untuk mendorong perubahan perilaku yang positif.

Untuk menghilangkan kebiasaan ini, kalian dapat berkonsultasi dengan mekanik motor atau teman kalian yang paham mengenai motor.

Jadi jangan sampai kebiasaan buruk ini membuat masalah yang lebih serius lagi ya. Jika sudah terjadi kerusakan, nantinya kalian akan keluar biaya yang lebih besar. Disiplin diri adalah kuncinya.