Sirquit – Keyless entry pada kendaraan adalah sistem tanpa kunci fisik yang memanfaatkan sinyal radio untuk membuka dan mengunci pintu serta menghidupkan mesin.

Melalui remote kontrol, kartu akses, atau smartphone, pemilik dapat dengan mudah mengakses kendaraan dengan mendekatinya.

Pada mobil, tombol pada remote atau pegangan pintu digunakan, sementara pada motor, koneksi Bluetooth antara smartphone dan motor memungkinkan penggunaan fitur serupa.

Untuk lebih jelasnya tentang apa itu keyless entry, mari simak artikel di bawah ini.

Apa itu Keyless Entry?

Apa itu Keyless Entry

Sumber: canva.com

Seperti yang sudah diterangkan di atas, Keyless Entry merupakan sebuah teknologi modern yang berfungsi untuk meningkatkan keamanan dan kepraktisan kendaraan.

Dengan menggunakan alat ini, kalian tidak perlu lagi menggunakan kunci fisik untuk menghidupkan ataupun mengunci kendaraan. Kalian hanya perlu menggunakan smartphone saja, karena alat ini sudah terhubung menggunakan perangkat nirkabel ataupun Bluetooth.

Penerapan teknologi yang satu ini pada kendaraan memberikan kenyamanan bagi pengemudi. Mereka tidak lagi perlu menggali kunci dari saku atau tas setiap kali ingin membuka atau mengunci kendaraan.

Namun, seiring dengan manfaatnya, ada juga tantangan terkait dengan keamanan. Potensi risiko pencurian identitas atau peretasan harus diperhatikan secara serius dalam penggunaan teknologi ini.

Cara Kerja Keyless Entry

Cara Kerja Keyless Entry

Sumber: canva.com

Cara kerja Keyless Entry pada kendaraan melibatkan penggunaan teknologi nirkabel untuk menghubungkan perangkat akses, seperti remote kontrol atau smartphone, dengan kendaraan.

Berikut adalah gambaran umum tentang bagaimana Keyless Entry bekerja:

1. Mendeteksi Kehadiran

Ketika pemilik kendaraan mendekati kendaraan dengan perangkat akses yang sah (seperti remote kontrol atau smartphone), kendaraan mendeteksinya melalui teknologi nirkabel seperti radio frequency identification (RFID) atau Bluetooth.

2. Autentikasi

Setelah kendaraan mendeteksi kehadiran perangkat akses, sistem akan melakukan autentikasi untuk memverifikasi bahwa perangkat tersebut sah dan memiliki izin akses.

Dalam hal ini, autentikasi dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti memasukkan kode pengaman, pemindaian sidik jari, atau pengenalan wajah.

3. Pemberian Akses

Jika autentikasi berhasil, kendaraan memberikan izin akses kepada perangkat tersebut.

Ini memungkinkan pemilik kendaraan untuk mengendalikan berbagai fungsi, seperti membuka pintu, mengunci pintu, dan dalam beberapa kasus, menghidupkan mesin kendaraan.

4. Komunikasi dengan Kendaraan

Perangkat akses dan kendaraan terus berkomunikasi selama berada dalam jangkauan.

Ketika pemilik kendaraan ingin membuka atau mengunci pintu, misalnya, perangkat akses mengirimkan perintah melalui sinyal nirkabel ke kendaraan.

5. Akses dari Jarak Jauh

Beberapa sistem Keyless Entry juga memungkinkan pengendalian dari jarak yang lebih jauh.

Misalnya, pengemudi dapat menggunakan perangkat akses untuk menghidupkan mesin kendaraan dari dalam rumah atau kantor.

6. Perlindungan Keamanan

Sistem Keyless Entry sering kali memiliki fitur perlindungan keamanan untuk mencegah serangan peretasan atau penggunaan yang tidak sah. Jadi, ini bisa melibatkan enkripsi data yang dikirimkan antara perangkat akses dan kendaraan.

Cara kerjanya dapat bervariasi tergantung pada teknologi yang digunakan oleh produsen kendaraan tertentu.

Namun, intinya adalah menggantikan kunci fisik dengan teknologi nirkabel untuk memberikan akses dan kendali yang lebih mudah bagi pemilik kendaraan.

Artikel Terkait: Fungsi Fitur Blind Spot Monitoring Pada Kendaraan

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Keyless Entry Pada Kendaraan

Meskipun menawarkan berbagai kelebihan yang signifikan, teknologi ini juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan dengan bijak.

Dalam pembahasan ini, mari kita jelajahi beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan Keyless Entry pada kendaraan.

Kelebihan

Keyless Entry pada kendaraan menawarkan sejumlah kelebihan yang signifikan, termasuk:

  • Kenyamanan: Pengguna tidak perlu lagi mencari kunci fisik di dalam tas atau saku. Cukup mendekati kendaraan dengan perangkat akses yang sah, seperti remote kontrol atau smartphone, untuk membuka pintu atau menghidupkan mesin.
  • Akses Cepat: Proses membuka dan mengunci kendaraan menjadi lebih cepat dan efisien. Ini sangat berguna dalam situasi darurat atau ketika tangan pengguna sedang penuh.
  • Pengendalian Jarak Jauh: Beberapa sistem Keyless Entry memungkinkan pengendalian dari jarak yang lebih jauh, bahkan melalui aplikasi smartphone. Ini memungkinkan pengguna mengaktifkan atau menonaktifkan fitur-fitur tertentu, seperti menghidupkan mesin atau membunyikan klakson sebagai tanda identifikasi.
  • Keamanan Tambahan: Banyak sistem Keyless Entry memiliki fitur-fitur keamanan tambahan, seperti pengunci pintu otomatis saat kendaraan bergerak, serta peringatan jika pengguna meninggalkan kunci di dalam kendaraan.
  • Gaya Hidup Modern: Teknologi Keyless Entry mencerminkan tren teknologi modern dan bisa menjadi faktor penentu dalam memilih kendaraan, terutama di kalangan yang menghargai kenyamanan dan inovasi.
  • Desain Interior yang Bersih: Tanpa kebutuhan untuk slot kunci fisik atau tombol kontak, desain interior kendaraan bisa lebih minimalis dan modern.
  • Keamanan dari Kunci Hilang: Risiko kehilangan kunci fisik berkurang secara signifikan, mengurangi potensi biaya dan ketidaknyamanan yang terkait dengan penggantian kunci.
  • Sistem Perlindungan: Sebagian besar sistem Keyless Entry memiliki perlindungan tambahan untuk mencegah peretasan dan penyalahgunaan.
  • Inovasi Teknologi: Keyless Entry adalah bagian dari perkembangan teknologi yang lebih besar, seperti kendaraan pintar dan kendaraan otonom, yang semakin mendefinisikan masa depan berkendara.

Kelebihan-kelebihan ini telah membuat teknologi yang satu ini menjadi fitur yang populer dan dicari dalam kendaraan modern.

Kekurangan

Meskipun memiliki banyak kelebihan, Keyless Entry pada kendaraan juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:

  • Keamanan Sistem: Beberapa sistem Keyless Entry dapat rentan terhadap serangan siber dan peretasan. Penjahat siber dapat menggunakan peralatan khusus untuk mencuri sinyal dan mengakses kendaraan tanpa izin.
  • Pencurian Identitas: Dalam kasus tertentu, penjahat dapat menggunakan teknik pencurian identitas nirkabel untuk mengakses kendaraan. Jadi, hal ini membutuhkan tindakan hati-hati dalam menjaga keamanan perangkat akses.
  • Ketergantungan pada Baterai: Teknologi ini memerlukan daya baterai yang cukup baik pada perangkat akses. Jadi, jika baterai habis atau lemah, pemilik kendaraan mungkin tidak bisa membuka atau mengunci kendaraan.
  • Resiko Pencurian Mobil: Dalam beberapa kasus, pencuri dapat mencari celah dalam sistem Keyless Entry untuk membobol dan mencuri kendaraan dengan lebih mudah.
  • Kelebihan Biaya: Kendaraan dengan fitur Keyless Entry seringkali memiliki harga yang lebih tinggi. Selain itu, biaya perbaikan atau penggantian perangkat akses yang rusak juga bisa cukup mahal.
  • Ketergantungan pada Teknologi: Kecanggihan teknologi ini bisa menjadi kekurangan jika ada masalah teknis. Jika sistem mengalami gangguan atau kerusakan, akses ke kendaraan dapat terganggu.
  • Potensi Kesalahan Penggunaan: Beberapa pengemudi mungkin tidak terbiasa dengan teknologi ini dan bisa terjadi kesalahan saat mengunci atau membuka kendaraan, terutama dalam situasi darurat.
  • Kesulitan Penggunaan untuk Beberapa Individu: Orang dengan keterbatasan fisik atau orang tua mungkin mengalami kesulitan menggunakan teknologi Keyless Entry yang memerlukan lebih banyak interaksi dengan perangkat.
  • Keterbatasan Umur Baterai: Baterai pada perangkat akses bisa mengalami degradasi seiring waktu, yang dapat mempengaruhi jangkauan dan kinerja Keyless Entry.

Dalam mempertimbangkan penggunaan Keyless Entry pada kendaraan, penting untuk memahami baik kelebihan maupun kekurangannya.

Pemilik kendaraan perlu mengambil langkah-langkah perlindungan tambahan untuk mengurangi risiko potensial dan menjaga keamanan kendaraan mereka.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, teknologi Keyless Entry pada kendaraan memberikan kenyamanan luar biasa dalam mengakses dan mengendalikan kendaraan. Dari kepraktisan akses tanpa kunci fisik hingga fitur-fitur canggih yang ditawarkan, inovasi ini telah mengubah cara kita berinteraksi dengan kendaraan.

Namun, kita juga harus bijak dalam mengatasi tantangan dan risiko yang ada. Keamanan siber, perlindungan data, dan kemungkinan kerentanan perlu dikelola secara hati-hati.

Seiring teknologi terus berkembang, penggunaan fitur ini akan terus menjadi bagian penting dari masa depan mobilitas.

Akan tetapi, kesadaran dan langkah-langkah pengamanan yang baik tetaplah kunci untuk menjaga pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.