SirquitKnalpot motor keluar asap putih? Nah, itu berarti ada masalah di mesinnya, nih. Jelas, asap putih itu disebabkan oleh oli yang ikut terbakar dalam ruang bakar.

Jadi, jika oli masuk ke ruang bakar, akibatnya gas sisa pembakaran ini mengandung banyak emisi. Akhirnya, oli motor akan terus berkurang, jadi harus sering cek dan isi oli.

Hal ini bisa jadi pertanda ada linner atau ring piston yang aus, sehingga tenaga mesin jadi berkurang. Terus, oli yang ikut terbakar bisa membuat kerak berlebih di ruang bakar, dan mengganggu proses pembakaran mesin.

Nah, sekarang kita akan membahas 7 penyebab knalpot motor keluar asap putih dan cara memperbaikinya dengan mudah.

7 Penyebab dan Cara Mengatasi Knalpot Keluar Asap Putih

Ilustrasi Penyebab dan Cara Memperbaiki Knalpot Keluar Asap Putih

Ilustrasi Penyebab dan Cara Memperbaiki Knalpot Keluar Asap Putih (Sumber: Canva)

Jadi gini, ruang bakar motor 4 tak itu seharusnya tertutup. Tetapi, kadang-kadang ada faktor-faktor tertentu yang bikin celah di komponennya. Jadi, meskipun kecil, oli tetap bisa masuk ke celah tersebut.

Untuk solusinya, Anba bisa simak penjelasannya di bawah ini.

1. Oli Terlalu Encer

Penggunaan oli yang encer itu bisa masuk ke celah-celah kecil di mesin. Biasanya, mesin akan memberi tahu spesifikasi teknisnya, kayak SAE oli yang cocok digunakan.

Jadi, kalau tiba-tiba motor keluar asap putih setelah ganti oli, bisa jadi oli yang digunakan tidak sesuai spek.

Solusinya simpel, kalian langsung ganti oli yang sesuai dengan spesifikasi yang disarankan, misalnya SAE yang pas dengan rekomendasi mesinnya.

2. Ring Piston Aus

Asap putih seringkali disebabkan oleh masalah pada ring seher, yang terdiri dari ring kompresi dan ring oli. Ring kompresi bertugas mencegah kebocoran tekanan kompresi, sementara ring oli mencegah oli masuk ke ruang bakar.

Kedua ring ini memiliki celah, dan jika mengalami keausan, celahnya bisa membesar, memungkinkan oli masuk ke ruang bakar. Gejala lainnya meliputi penurunan tenaga mesin dan kesulitan menyalakan mesin, terutama di pagi hari.

Solusinya sederhana, cukup ganti satu set ring piston. Namun, ini tidak mudah karena memerlukan pembongkaran mesin atau overhaule. Jadi, jika motor mengeluarkan asap putih, kemungkinan besar ada masalah pada ring seher yang perlu segera diatasi.

3. Seal Katup Bocor

Setiap katup punya seal yang seharusnya mencegah oli bocor ke manifold. Tapi, karena pemakaian, seal bisa keras dan jadi kurang rapat.

Jadi akibatnya, oli bisa masuk dengan gampang ke manifold atau ke mesin. Cara ngatasinnya simpel, kalian ganti seal katup dengan yang baru.

4. Batang Katup Bengkok

Batang katup adalah batang besi yang terhubung dengan bagian cam. Jadi, batang ini berfungsi sebagai tumpuan cam ketika menekan katup. Posisi normalnya, batang katup harus 100% lurus tanpa kebengkokan, meskipun kecil.

Jika batang katup bengkok, posisinya jadi tidak bisa center. Sementara lubang katup udah di-set secara center menggunakan lubang intake/exhaust. Jadi, kalau batangnya bengkok, salah satu sisi seal bisa tertekan dan sisi lainnya jadi longgar.

Kelonggaran ini bisa membuat oli masuk ke manifold yang akhirnya nyasar ke ruang bakar. Kalau hanya ganti seal klep tanpa ganti batang katup yang bengkok, masalahnya bakal muncul lagi dalam beberapa hari.

Solusinya, ganti kedua komponennya, yaitu seal katup dan batang katupnya sendiri.

5. Pemasangan Klep Tidak Tepat

Kasus ini mirip dengan yang sebelumnya, bedanya kalau yang ini kesalahan terjadi karena salah pasang katup. Di sistem DOHC, meskipun menggunakan katup intake yang sama, dua katup itu tidak boleh tertukar.

Jadi, jika terjadi, bisa berpotensi kebocoran karena posisi dudukan katup dan katupnya jadi tidak sesuai. Cara mengatasinya, segera menyekir katup tersebut agar posisi dudukan katupnya bisa sesuai lagi.

Baca Juga: Penyebab Air Radiator Berkurang dan Cepat Habis

6. Kepala Silinder Rusak

Sistem ini ditempatkan di antara blok silinder dan kepala silinder, berperan sebagai perapat untuk menjaga tekanan kompresi dan merapatkan jalur oli dari bak oli ke kepala silinder.

Tapi, kalau permukaan packing rusak, bisa bikin tekanan kompresi bocor dan oli keluar dari jalurnya. Kalau oli cuma keluar mesin, asapnya masih normal, tapi banyak rembesan oli di permukaan mesin.

Tapi, kalo oli malah masuk ke ruang bakar, asap knalpot jadi putih kebiruan atau tergantung seberapa banyak oli yang masuk. Kondisi ini bisa membuat bagian mesin sering kotor dan banyak rembesan oli, bahkan suara knalpot bisa jadi keras atau berbeda.

Cara mengatasi sangat mudah, kalian tinggal ganti packing kepala silinder dengan yang baru.

7. Knalpot Tidak Cocok

Terakhir, motor yang mengeluarkan asap putih itu karena faktor knalpot juga, nih. Ada banyak knalpot, khususnya yang dipakai untuk balap, yang punya sistem semprot oli ke dalamnya agar tahan suhu tinggi.

Oli yang disemprotkan itu akan terbakar karena suhu gas exhaust yang tinggi, dan membuat knalpot mengeluarkan asap putih.

Sebenernya ini tidak terlalu berbahaya, asalkan volume oli mesin masih cukup. Tapi jika kalian ragu, coba untuk mencopot knalpotnya, nyalakan mesin. Kalo tidak keluar asap putih dari mesin, artinya aman.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Baret atau Lecet Halus Pada Body Motor

Jadi, itulah penjelasan mengenai 7 penyebab knalpot motor keluar asap putih dan cara mengatasinya.

Jika kondisi ini terjadi pada motor kalian, segera atasi untuk mencegah masalah yang lebih serius. Semoga bermanfaat.